Monday, November 1, 2010

Newcastle Disease (ND)

Newcastle Disease (ND) atau disebut juga tetelo, cekak, pseudovogelpest, pseudo foel plaque, ranikhet atau avian pneumo encephalitis. Merupakan penyakit infeksi menular yang sampai sekarang masih merupakan masalah yang menduduki urutan atas dalam menimbulkan kematian pada ternak ayam baik ras maupun buras, setelah penyakit Avian Influenza(AI).

Newcastle Disease pertama kali ditemukan pada tahun 1926 di indonesia oleh Kranevelt. Doyle memberikan nama Newcastle Disease yang berasal dari kata “Newcastle on Tyne” (nama daerah di inggris) yang terjangkit penyakit serupa dengan yang ada di indonesia. Penemuan doyle di publikasikan di British veterinary.. Saat ini penyakit telah tersebar di secara luas dibeberapa bagian dunia. Kerugian yang ditimbulkan penyakit ini adalah kematian tinggi, penurunan produksi baik secara kualitas maupun kuantitas, pertumbuhan terhambat dan konversi ransum jelek.

Penyebab Penyakit

Newcastle Disease disebabkan oleh virus golongan paramyxo yang mempunyai struktur RNA. Virus ini bersifat mengaglutinasikan sel-sel darah merah ayam. Beradasarkan tingkat keganasanya, virus ini terbagi menjadi 4 golongan: velogenic viscerotropic (tipe asiatik), velogenic neurotropic (tipe amerika), mezogenic(misalnya: kumarov, mukteswar, roikin) dan lentogenic (misalnya: La Sota, B1, F). Virus penyebab ND mudah dibunuh dengan desinfektan. Dikandang yang tidak terkena sinar matahari bisa tahan sampai berminggu-minggu. Dari segi serotipe hanya terdapat 1 macam serotipe.

Infeksi olleh virus Newcastle Disease yang tidak menyebabkan kematian akan menimbulkan kekebalan selama 6-12 bulan. Demikian juga halnya kekebalan yang diperoleh dari vaksinasi yang menggunakan vaksin inaktif.

Gejala Penyakit

Masa inkubasi bervariasi dan rata-rata 5-6 hari. Penyakit berlangsung hingga 14-16 hari sesuai dengan tingkat keganasan virus yang menginfeksi. Keparahan penyakit, angka kematian, kerusakan dan gejala penyakit yang timbul bisa bermacam-macam. Gejala penyakit sangat bervariasi dari yang sangat jelas sampai dengan yang tidak jelas, tergantung keganasan virus yang menginfeksi dan daya tahan tubuh ayam.

Pada gejala klinis yang jelas, tampak gejala kelainan saluran pernapasan(batuk, ngorok, susah bernapas, keluar lendir dari hidung). Nafsu makan hilang, feses berwarna hijau dan kadang-kadang disertai gumpalan putih, gemetaran pada seluruh tubuh, gejala kelainan syaraf (kelumpuhan pada kaki dan atau sayap, leher terpuntir dan ayam berputar-putar) dan angka kematian tinggi, bisa sampai 100%. Pada ayam petelur yang sedang berproduksi, produksi telur turun secara drastis.

Gejala kelainan syaraf biasanya muncul kemudian. Selain produksi telur turun, kualitas telur juga turun. Kerabang telur menjadi tidak normal (kasar, tipis, lembek), kualitas putih telur menurun, fertilitas dan daya tetas telur menurun. Pada saluran pernapasan terjadi radang di sinus hidung, trakea, laring dan juga terjadi pneumonia. Eksudat yang bersifat katarhallis sampai mucopurulent dapat ditemukan pada saluran pernapasan dan kantung udara menjadi keruh. Perubahan alat tubuh yang terjadi pada saluran pernapasan tidak khas untuk penyakit Newcastle Disease saja.

Proventiculus mengalami haemorrhagie yang berpa ptechiae dipuncak kelenjarnya. Pada usus dapat terjadi enteritis dan nekrosa, eksudat kental berwarna kehijauan bercampur darah. Pada keadaan infeksi yang akut adapat ditemukan perdarahan yang luas dan beerbatas jelas pada beberapa bagian usus dan jaringan limfoid yaitu secra tonsil dan peyer’s patches.

Pada sususna syaraf dan otak dapat ditemukan degenerasi dan nekrosa otak. Pada ayam petelur yang sedang berproduksi dapat ditemukan calon kuning telur yang mengalami pendarahan. Bentuk calon kuning telur yang mengalami pendarahan. Bentuk calon kuning telur menjadi tidak teratur. Kadang-kadang ada calon kuning telur yang pecah di rongga perut.

Penularan Penyakit

Newcastle Disease dapat menular secara kontak langsung dengan ayam yang sakit, melalui alat peternakan , udara , petugas kandang, binatang peliharaan serta burung liar.

Pengendalian Penyakit

Pencegahan:

  1. Vaksinasi Newcastle Disease secara teratur.
  2. Melakukan sanitasi kandang.
  3. Sanitasi tempat minum

Pengobatan:

Tidak ada obat untuk penyakit yang disebablkan Virus.

---semoga bermanfaat---

Kelebihan dan kekurangan kandang battery untuk ayam petelur

Kandang battery adalah kandang berbentuk kotak atau sangkar (cage) terbuat dari kawat atau bilah-bilah bambu, reng dan kayu (kaso). Setiap sangkar yang berukuran 40cmX40cmX20cm bagi tiap ekor ayam yang ditata secra bersambungan satu sama lain, sehingga membentuk unit-unit memanjang yang mampu menampung ayam hinggas ratusan dan bahkan ribuan ekor.

Kandang battery ini memiliki sistem ventilasi yang angat baik, karena udara leluasa masuk kedalam setiap sangkar. Udara dapat bertiup pada setiap ekor ayam, bbaik dari samping maupun bawah, karena battery ditempatkan minimal 40cm dari permukaan lantai. Kondisi ventilasi pada kandang battery yang baik, memungkinkan kandang mampu menampung populasi ayam lebih banyak daripada lantai litter dengan luas kandang yang sama. Disamping memiliki segi-segi yang menguntungkan bagi peternak, kandang battery ini juga memiliki kekurangan-kekurangan yang harus diantisipasi.

Keuntungan:

  1. Ventilasi alamiah berlangsung lancar,sehingga memungkinkan ayam merasa lebih nyaman.
  2. Kemungkinan terjadinya sifat kanibalis atau saling mematuk pada ayam dapat dicegah.
  3. Pengawasan terhadap ayam-ayam yang sakit mudah dilakukan.
  4. Pencatatan dan pengontrolan terhadap produksi, demikian pula dengan pakan yang dihabiskan mudah dilakukan.
  5. Ayam tidak mudah kehilangan energi.
  6. Produksi telur selalu dalam kondisi bersih (tidak terkena kotoran ataupun sisa pakan)

Kekurangan:

  1. Investasi awal dalam pembuatan kandang lebih tinggi
  2. Jika terlambat membersihkan kotoran, akan mengundang banyak lalat dan bau yang tajam.
  3. Jika penyusunan ransum kurang baik, ayam akan cepat menderita penyakit defisiensi.
  4. Mudah terjadi kelumpuhan, jika ayam yang dimasukan dalam kandang battery tersebut belum waktunya, karena uratnya masih lemah.

Sebelum kandang battery dipasang, terlebih dahulu harus dibangun kandang utama yang terdiri atas tiang dan atap, yang berfungsi melindungi kandang battery tersebut. Kandang battery ini sebenarnya termasuk kandang yang paling sederhana, karena yang diperlukan hanyalah tiang-tiang dan atap. Lantai kandang cukuplah dari tanah saja tanpa adukan pasir dan semen, sehingga mudah meresap kotoran cair. Kandang bisa dibuat tanpa dinding, karena ayam berada didalam battery terus menerus.


---semoga bermanfaat---

Total Pageviews

Pages