Saturday, November 13, 2010

Hasty Bake / Classic Cooker

You know, Jimmy Carter lusts after beautiful women and I guess I lust after some of the older and more classic cookers and smokers. Cookers like the smaller 15" WSM, a Charbroil CB940, Cajun Grill, Hasty Bake, the two smaller Jedmasters, a Weber Performer in Red with the stainless steel table, and even a less expensive PK Grill to name a few.

I check the Craig's List about twice a week for some of these hard to find units and had been looking for one of the larger Hasty Bakes for about 3 years in the Indiana area. Last week I decided to look farther out and set my Search Tempest to 1000 miles from Indy and bingo, I got a hit in Mount Cory, Ohio! Heck, that is only 250 miles from the Po-Farm.

Some of the information in the ad stated the following...Made in USA. Been in dry storage the last 20 years, needs a good cleaning but this is a very nice large charcoal cooker. On it's way to the scrap yard, thought someone might appreciate it for what it is. The price was $10.00 dollars. Had these two pictures enclosed.





I called the gentleman and he told me that the cooker had been in his Mother's garage for about 20 years and other than a little surface rust, the cooker was in pretty good condition. I told him that I would take the cooker and asked him to hold it for me for a few days until I could get over there with some help to pick it up.

A few days later and early one morning, I picked up my good friend Jeff Toler (Anchorman) just North of Indy and we went over to Ohio and picked up the cooker and I had it back home at about 3:30pm in the afternoon. Pretty good for a 500 mile round trip.

All this time, I thought the cooker was the smaller Suburban size but after I got to checking it out, I found that it was a model 130 which is the larger and more desirable Legacy size model.

Looked it over good and it did need a good cleaning and had a broken firebox fire grate and was missing the heat deflector. The gentleman had told me that it did still have some ashes in the firebox when he rescued it from the garage and that did worry me some but the ash pan was fine and not rusted out.

With a few replacement parts, a good cleaning and reseasoning, some wire brushing and sanding, and a new paint job, I will add this cooker to my arsenal. Might be a great ending for a cooker that is probably near 30 years old at the present time. And yes, this is one fellow that will appreciate this old cooker as the seller had asked!



I am not sure I can get it to look as good as a new cooker as seen above and priced at about $1100.00 dollars but I'll bet it will cook just as good as a new one. As you can see, there has not been very many changes in the life of this 30 year old cooker.

Hasty Bake is a smaller company has been in business since 1948 and that is even longer than the Weber company and have built several models of these fine cookers over the years. They have a wonderful reputation and are a rock solid company. If they don't have a replacement part, they will make one up for you. They do treat their customers right.

I called the head guru, a Mr. Adam Myers at Hasty Bake and we talked about the age of this cooker. It doesn't have the indicator to show the height of the firebox and also doesn't have to pull out firebox feature. Other than that, it is the same as a new cooker. He figures it's an early 80's model cooker. I then ordered the three replacement parts I needed along with some accessories I wanted for this old classic.

The first thing I did to the cooker was to take it apart and then I scraped the inside down and removed some of that old grease and sludge. I then washed it all out and I put it back together and oiled it down good and then lit a hot lump fire and reseasoned the inside of the cooker. Now, I got parts coming in about a week but I couldn't wait and wanted to cook something in this old cooker.



I covered the ash pan with foil, and then placed two fire cubes on it, and then loaded up the right half of the firebox with some good Ozark Oak lump. I added 3 big chunks of hickory to the top of the charcoal. I then lowered the firebox right down and on top of the fire cubes and it lit off quickly and I had a hot fire in about 20-25 minutes.



I left just the one cooking grid in the cooker for this cook. I then raised the hot firebox up to about 9-10 inches under the cooking grid



This old chili-head does like his hot stuff and I rubbed these wings with a heavy dose of the very hot 80 grade cayenne pepper. I also made up some glazing sauce with about a half stick of butter, about 10 oz of Franks Hot Sauce, and about 2 tsp of the hot ground cayenne pepper.



I moved the cooking grid over to the left side of the cooker so it wasn't over the fire and loaded up my wings. Since I don't have the foggiest idea of what I am doing with this cooker, I guess you could say I was "winging it". I know, that's bad but I had to say it! Anyway, I let them cook indirectly like this for about 30 minutes. Slopped on a heavy dose of sauce, turned them over and slopped on another dose to this side. Slid the grid over to the right side and over the fire for some direct cooking and to set the glaze. I kept moving the grid back and forth and turning and saucing the wings until my sauce ran out and the wings were charred up to suit me.



Worked nice for this first cook and I removed the wings and shut down the cooker.



Love my hot wings!!

Will be more coming on this old classic cooker in the future.

Thursday, November 11, 2010

cara menetaskan telur ayam serama dengan mesin tetas CUF-60

CUF - 60 merupakan mesin tetas yang sangat membantu dan mudah digunakan. Dengan hanya dibutuhkan sedikit pengalaman dan mencoba, mesin ini cukup handal dalam penggunaannya sebagai penetas telur. Mesin penetas kecil ini kami rancang dengan memperhitungkan sudut penyinaran dan intensitas cahaya yang tepat, dengan dilengkapi thermostat yang berkualitas sehingga mampu mengatur suhu penetasan yang stabil. CUF - 60 ini termasuk dalam tipe still air atau pemanasan yang terjadi di dalam ruang incubator akibat perambatan panas dari bohlam lampu pijar pada bagian atasnya.

Gunakan CUF-60
Terbukti dan Teruji Kualitasnya
Central Unggas Produsen Mesin Tetas Berkualitas

Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia

CUF - 60
(pengatur suhu otomatis-
pembalikan telur sistem rak putar)


Siapapun dengan mudah dapat membuat mesin tetas, tetapi tidak banyak yang mampu membuat mesin tersebut dengan kemampuan daya tetas yang maksimal



Ready Stok
Harga+Ongkos kirim ke Luar Pulau Jawa
Rp. 600.000,-
Harga+Ongkos kirim Dalam Wilayah Pulau Jawa
Rp. 500.000,-

Kapasitas Penetasan:
maksimal 100 butir telur


Penetasan telur ayam serama hari demi hari


(Proses penetasan ini hanya efektif jika menggunakan mesin tetas CUF-60)


  1. Hari ke-1:
    Setelah sumber pemanas dihidupkan, pintu dan lubang ventilasi dari mesin penetas ditutup rapat, jangan sekali-kali mencoba membukanya dan suhu tetap dipertahankan 101°F (38,33°C). Aturan-aturan ini berlaku dalam jangka waktu 48 jam atau Selama dua hari berturut-turut untuk menekan seminimal mungkin perubahan temperatur udara.
    Hari 1 ( 12 Nopember 2010)
  2. Hari ke-2:
    Mesin tetas tetap dalam kondisi tertutup rapat, sementara suhu ruangan sama seperti pada hari pertama.
    Hari 2 ( 13 Nopember 2010)
  3. Hari ke-3:
    Mulai dilakukan pemutaran telur dengan menggerakkan handle rak putar ke depan atau kebelakang. Pemutaran telur dilakukan supaya seluruh bagian telur mendapatkan panas secara merata. Hal ini sangat berguna untuk meningkatkan daya tetas. Kegiatan pemutaran dikerjakan dua atau tiga kali dalam sehari, masing-masing pada pukul 07.00, dan 19.00, atau pukul 07.00, 12.00 dan 19.00. Pemutaran telur dilakukan secara rutin setiap hari mulai hari ketiga sampai hari ke17 dengan frekuensi yang sama.
    Hari 3 (14 Nopember 2010)
  4. Hari ke-4:
    Kegiatan yang dilakukan meliputi pemutaran, dan pembukaan lubang ventilasi selebar 1/4 bagian dan peningkatan suhu mesin penetas menjadi 102°F (3 8,8°C). Baki perlu diperiksa, apakah air yang ada di dalamnya masih cukup atau tidak.
    Hari 4 (15 Nopember 2010)Embrio belum kelihatan

  5. Hari ke-5:
    Kegiatan sama seperti hari ke-4, hanya saja lubang ventilasi dibuka selebar 1/2 bagian.
    Hari 5 (16 Nopember 2010)
    Telur yang bakal jadi embrio mulai kelihatan

  6. Hari ke-6:
    Lubang ventilasi dibuka 3/4 bagian. Mengenai kegiatan, semuanya masih sama seperti han ke-5.
    Hari 6 (17 Nopember 2010)
    Embrio yang berkembang semakin jelas kelihatan
    Ini adalah contoh telur yang embrionya tidak berkembang atau telur infertil
    Telur seperti ini bisa dikeluarkan dari mesin tetas dan masih layak untuk di konsumsi

  7. Hari ke-7:
    Pemutaran telur tetap diläkukan tiga kali sehari. Pada malam hari mulai melakukan peneropongan telur (candling) untuk mengetahui keadaan di dalam telur. Mengapa harus malam hari? Sebab, pada waktu itulah peneropongan dapat dilakukan secara maksimal mengingat kondisinya yang berlawanan dengan sinar atau pencahayaan alat teropong. Bisa saja hal ini dilakukan pada waktu siang, hanya saja akurasi pengamatan lebih rendah daripada malam hari. Melalui peneropongan tersebut akan diketahui telur yang fertil, telur kosong (infertil) dan kematian embrio di dalam telur

    Hari 7 (18 Nopember 2010)
    Perkembangan embrio umur 7 hari dalam mesin tetas CUF-60

    Telur yang fertil dimasukkan kembali ke rak tetas, sedangkan telur yang embrionya mati harus segera disingkirkan. Telur kosong masih dapat dimanfaatkan sebagai telur konsumsi. Suhu dalam mesin penetas tetap dipertahankan 102°F (38,88°C), namun lubang ventilasi dibuka seluruhnya.


  8. Hari ke-8:
    Kegiatan masih berkisar pada pemutaran, seperti yang dilakukan pada hari-hari sebelumnya. Demikian pula mengenai lubang ventilasi yang tetap dibuka seluruhnya. Memasuki hari kedelapan, suhu penetasan ditingkatkan menjadi103°F (39,44°C)

    Hari 8 (19 Nopember 2010)
    .

    Perkembangan embrio umur 8 hari dalam mesin tetas CUF-60

  9. Hari ke-9:
    Seluruh kegiatan sama dengari hari ke-8.

    Hari 9 (20 Nopember 2010)
    Perkembangan embrio umur 9 hari dalam mesin tetas CUF-60

  10. Hari ke-10:
    Kegiatan masih sama dengan hari ke-9.

    Hari 10 (21 Nopember 2010)
    Perkembangan embrio umur 10 hari dalam mesin tetas CUF-60

  11. Hari ke-11:
    Kegiatan masih sama dengan hari ke-10.

    Rata Penuh
    Hari 11 (22 Nopember 2010)
    Perkembangan embrio umur 11 hari dalam mesin tetas CUF-60

  12. Hari ke-12:
    Kegiatan masih sama dengan hari ke-11.

    Hari 12 (23 Nopember 2010)
    Perkembangan embrio umur 12 hari dalam mesin tetas CUF-60
    embrio semakin besar kelihatan tidak bergerak

  13. Hari ke-13:
    Tidak ada perbedaan dengan kegiatan pada hari ke-13

    Hari 13 (24 Nopember 2010)
    Perkembangan embrio umur 13 hari dalam mesin tetas CUF-60
    embrio semakin besar kelihatanya tidak bergerak

  14. Hari ke-14:
    Pada hari ke- 14, kembali dilakukan peneropongan telur untuk mengetahui keadaan embrio di dalamnya. Embrio yang mati di dalam telur langsung dikeluarkan, sehingga rak tetas hanya diisi telur dengan bibit yang masih hidup saja. Namun jika masih ragu-ragu sebaiknya telur tetap biarkan dalam mesin tetas sampai hari yang ke 21, karena pada hari ke 14 ini sulit membedakan embrio yang hidup dan tidak, karena sama-sama tidak bergerak. Selain peneropongan, semua kegiatan pada han ke- 14 ini sama dengan hari ke-13.

    Hari 14 (25 Nopember 2010)
    Perkembangan embrio umur 14hari dalam mesin tetas CUF-60
    embrio semakin besar kelihatanya tidak bergerak


  15. Hari ke-15:
    Telur-telur tetas tetap diputar 3 kali sehari. Suhu masih 103°F (39,44°C) dan lubang ventilasi juga tetap dibuka seluruhnya.

    embrio semakin besar kelihatanya tidak bergerak


  16. Hari ke-16:
    Sama dengan kegiatan pada han ke-15.
    Hari 16 (27 Nopember 2010)
  17. Hari ke-17:
    Semua kegiatan masih sama dengan yang dilakukan pada hari ke- 16.
    Hari 17 (28 Nopember 2010)

  18. Hari ke-18:
    Kegiatan pemutaran masih dilakukan, tetapi sesudahnya tidak boleh dilakukan lagi hingga telur menetas. Memasuki hari ke-18 sampai 21, telur mengalami masa kritis yang pada saat tersebut embrio mengalami perubahan yang sangat cepat untuk menjadi anak ayam. Beberapa organ tubuh mulai tumbuh sempurna, sehingga cukup peka terhadap perubahan temperatur udara luar. Suhu dalam ruangan mesin tetas ditingkatkan menjadi 104°F(40°C).
    Hari 18 (29 Nopember 2010)

  19. Hari ke-19:
    Sebagian telur mulai retak. Pada saat seperti ini ruangan mesin penetas membutuhkan kelembaban yang lebih tinggi daripada hari- hari sebelumnya.Untuk menciptakan suasana tersebut, kita dapat menambah volume air pada baki. Suhu masih 104°F (40°C) dan lubang ventilasi tetap terbuka
    Hari ke 19 (30 Nopember 2010)

  20. Hari ke-20:
    Seperti hari ke- 18 dan 19, maka pada hari ke-20. Suhu dipertahankan pada skala 104°F (40°C). Proses pecahnya kulit telur terjadi pada hari ke-20 dan ke-2 1. Anak ayam melalui paruhnya menekan ujung tumpul yakni rongga udara, kemudian memperpanjang diri dan menggelembung. Akibatnya, kulit telur menjadi sobek dan lama-kelamaan akan pecah. Dengan kekuatan sedikit demi sedikit, ujung tumpul tadi akan terangkat dan kepala anak ayam tersebut menyembul keluar.
    Hari ke 20 (01 Desember 2010)
    SEMPURNA


    Hanya Gunakan CUF-60 untuk penetasan Unggas kesayangan Anda




Total Pageviews

Pages