Showing posts with label produksi. Show all posts
Showing posts with label produksi. Show all posts

Saturday, January 17, 2009

Sebuah tantangan........“Tidak besar” tapi BERAT

“Harga berapa pak?, telurnya kecil2 ndak? “ sms itu saya terima pagi, sesaat setelah mandi pagi. Pertanyaan tersebut mungkin sering kita dengar baik sebagai peternak maupun pedagang. Bagi pedagang, hal berikutnya adalah meyakinkan prospek pembeli bahwa dia punya atau bisa mendapatkan barang yang dimaksud meski harus belanja dengan harga lebih tinggi. Bagi peternak, saya melihat ini sebuah tantangan ………..bagaimana memproduksi telur yang “tidak besar” namun berat, karena di pasaran telur yang size kecil lebih mudah di pasarkan dan harganya lebih mahal.

Salah satu indikator produksi telur dapat dilihat dari henday dan berat telur. Dua hal tersebut dipengaruhi oleh umur ternak, semakin tua henday semakin jauh dari 100% dan telur semakin berat. Selain faktor umur, produksi telur juga sangat dipengaruhi oleh pakan yang diberikan, seperti kita tahu produksi telur pada layer bukan sebuah akibat dari perbuatan pejantan…..ha..ha… melainkan dari pakan yang di cerna oleh layer.

Umur ternak tidak diganggu gugat, jadi hal yang bisa dilakukan adalah memberikan pakan yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Bagaimana caranya??? seperti judul diatas, ini adalah sebuah tantangan.... disini saya mengajak peternak dan semua pelaku industri perunggasan khususnya layer untuk berbagi pengalaman sehingga suatu saat, entah kapan.... tantangan itu akan terjawab.

Mencoba Probiotik pada Layer




Seperti minggu-minggu biasanya, hari selasa bisa jadi hari TS (technical service), dinamakan demikian karena pada hari ini banyak TS obat maupun pakan mampir ke kandang kami. Seperti biasa obrolan santai pun berjalan, dan ada topik yang jadi perhatian saya yaitu “probiotik”. Setelah tanya sana sini, termasuk mbah Google, bolak balik buku dan karena khawatir lupa akhirnya saya tulis dech…… dan hasilnya seperti yang panjenengan baca ini.



Apa itu probiotik? Probiotik merupakan produk yang mengandung mikroorganisme hidup nonpatogen yang berpengaruh positif terhadap pertumbuhan, efisiensi ransum, kecernaan bahan pakan dan kesehatan ternak. Cara kerja probiotik pada intinya menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan. Apalagi setelah kita menggunakan antibiotik baik untuk cleaning pencernaan atau lainny dengan meminumkanny pada ternak.



Dari pengalaman menggunakan probiotik (gratisan he…he…. ) “Super Bio Decomposer” dengan maksud untuk menghilangkan bau dalam kandang, (bahkan diluar kandang) ternyata hasilnya cukup memuaskan. Pengalaman menggunakan probiotik untuk ternak ayam dengan memberikannya lewat air minum, hasilny cukup bagus … (blm mak nyusss....) dengan aplikasi 1 minggu treatment 1 minggu libur begitu seterusny….. hasilnya ternak “layer” lebih tahan terhadap penyakit ( sedikit hiperbolis..) jika ada kasus masa recoveryny lebih cepat daripada yang tidak kita treatment… (yang ini beneran…. ) produksi bagusan dikittt di berat telur sama HD…. Tapi tentunny hasil di setiap farm berbeda…. Oh ya probiotik yang kita pakai yaitu aviprob dan OGC (maaf lho… mbak, mas, pak atau bu…..).



Mengutip berbagai hasil penelitian, efek probiotik pada ternak secara garis besar adalah :

1) Meningkatkan laju pertumbuhan ternak potong, ayam dan babi (Fuller, 1992).

2) Meningkatkan produksi telur baik jumlah maupun berat telurnya (Fuller, 1992),

3) Meningkatkan kesehatan ternak (Fuller, 1992).

4) Memperbaiki konversi pakan pada ayam yang diberi Enterococcus faecium (Kumprent, dkk. 1984).



Total Pageviews

Pages